Di tengah kejayaan genre RPG pada akhir tahun 90-an, sebuah judul muncul dan langsung mencuri perhatian para gamer yang mencari tantangan lebih dari sekadar sistem turn-based. Alundra (dikenal di Jepang sebagai The Adventures of Alundra), dirilis oleh Sony Interactive Entertainment (SIE) dan dikembangkan oleh Matrix Software, adalah sebuah gim Empire88 action-adventure yang sering kali disejajarkan dengan seri The Legend of Zelda, namun dengan nuansa yang jauh lebih dewasa, kelam, dan filosofis.
Plot: Sang Pemimpi di Desa yang Terkutuk
Alundra tidak membawakan kisah kepahlawanan klise. Pemain berperan sebagai seorang pemuda bernama Alundra, seorang Elna atau “Dreamwalker” yang memiliki kemampuan langka untuk masuk ke dalam mimpi orang lain.
Cerita dimulai ketika Alundra terdampar di desa Inoa, sebuah tempat di mana penduduknya mulai kehilangan kemampuan untuk bermimpi secara normal. Sebaliknya, mereka diserang oleh mimpi buruk yang mematikan yang dipicu oleh entitas jahat bernama Melzas. Tugas Alundra bukan hanya bertarung di dunia nyata, tetapi juga menyelam ke dalam alam bawah sadar penduduk desa untuk melawan trauma dan monster yang menghantui mereka dari dalam. Narasi ini memberikan kedalaman emosional yang jarang ditemukan pada gim era 32-bit.
Baca juga : Adidas Power Soccer International 97: Era Emas Sepak Bola by Empire88
Gameplay Alundra : Teka-teki yang Menguji Kecerdasan
Jika Anda menganggap gim ini akan semudah gim petualangan pada umumnya, Anda salah besar. Alundra dikenal sebagai salah satu gim dengan teka-teki tersulit di konsol PlayStation.
-
Dungeon yang Kompleks: Setiap dungeon di dalam mimpi atau di dunia luar dirancang dengan sangat cerdik. Pemain harus memanipulasi lingkungan, mengatur waktu lompatan dengan presisi, dan memecahkan teka-teki logika yang membutuhkan ketelitian tinggi.
-
Pertarungan Real-Time: Dengan sudut pandang top-down, pertarungan di game ini terasa sangat responsif. Anda akan menggunakan berbagai senjata mulai dari pedang, busur panah, hingga bom dan sihir elemen untuk mengalahkan bos yang memiliki pola serangan unik dan menantang.
-
Eksplorasi Non-Linear: Dunia Alundra penuh dengan rahasia, seperti Life Vessels tersembunyi untuk menambah HP dan Gilded Falcons yang dapat ditukarkan dengan item langka.
Estetika Visual dan Audio yang Menawan
Secara visual, Alundra adalah puncak dari seni sprite 2D. Detail pada setiap karakter dan lingkungan terasa sangat hidup dan penuh warna, memberikan kontras yang menarik dengan tema ceritanya yang suram. Animasi pembukanya yang bergaya anime juga menjadi salah satu yang paling ikonik di zamannya.
Dari sisi audio, skor musik yang digubah oleh Kohei Tanaka (komposer yang juga mengerjakan One Piece dan Sakura Wars) berhasil membangun atmosfer yang sempurna. Musiknya mampu berubah dari nada yang menenangkan saat berada di desa, menjadi sangat mencekam dan megah saat Anda berada di dalam mimpi buruk yang berbahaya.
Kesimpulan Alundra : Legenda yang Tetap Abadi
Alundra adalah sebuah gim yang menuntut kesabaran, kecerdasan, dan ketangkasan dari pemainnya. Ia bukan sekadar “Zelda-clone”, melainkan sebuah karya seni yang berani mengeksplorasi tema-tema berat seperti kematian, iman, dan keputusasaan melalui mekanisme permainan yang solid. Bagi mereka yang merindukan tantangan Empire88 murni di era PlayStation, Alundra tetap menjadi salah satu pengalaman paling memuaskan yang pernah diciptakan.

